Perawatan Motor Setelah Terkena Banjir yang Benar

Perawatan Motor Setelah Terkena Banjir yang Benar

Perawatan motor setelah terkena banjir sangat dibutuhkan. Terutama untuk kamu yang tinggal di area rawan banjir. Jika motor kemasukan air dalam jumlah banyak dapat menyebabkan berbagai masalah termasuk salah satunya mati mendadak. Sementara itu melakukan perawatan tidak selalu harus dibawa bengkel.

Pemeliharaan secara mandiri bisa dilakukan sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan biaya. Pemeliharaan mandiri dapat dikatakan cukup mudah karena hanya membutuhkan peralatan bengkel secara sederhana. Namun sebelum mulai melakukan perawatan berbagai hal perlu dipastikan terlebih dahulu. Mengetahui ketinggian air yang menggenang sangat dibutuhkan sebab dapat memperkirakan penanganan.

Pemeliharaan pada kendaraan yang terkena banjir dalam ketinggian rendah masih mudah untuk ditangani. Jika banjir yang menggenang hanya setinggi setengah roda, perawatan mandiri jadi pilihan muda. Namun jika ketinggian lebih tinggi maka peralatan lengkap dibutuhkan sebab perlu mengecek berbagai perangkat penting seperti karburator.

Prosedur Perawatan Motor Terkena Banjir Secara Mudah

Langkah pertama yang perlu diperhatikan saat melakukan prosedur perawatan yaitu memastikan jika ada komponen listrik. Hal tersebut demi menghindari terjadinya korsleting. Cara untuk menghindarinya sendiri yaitu dengan mencopot berbagai komponen listrik terlebih dahulu. Menghidupkan listrik setelah terendam juga sebaiknya dihindari sebab bisa jadi air sudah masuk.

Air dapat secara mudah masuk melalui saringan udara sehingga sangat penting untuk mengecek komponen terlebih dahulu. Setelah berbagai komponen listrik sudah dipastikan tidak terhubung lagi langkah selanjutnya yaitu dengan mengecek busi. Komponen ini cukup penting pada motor. Untuk membukanya kamu membutuhkan sebuah kunci khusus.

Perawatan motor setelah terendam banjir dapat dilakukan dengan mengeringkan busi dari air. Busi harus dipastikan telah kering sebab menjadi komponen kendaraan roda dua yang sangat penting. Setelah busi dipastikan benar-benar bersih serta kering, lakukan pemasangan kembali. Busi sendiri berfungsi sebagai perapian kendaraan bermotor.

Setelah busi berhasil dipasang kembali prosedur lanjutan yaitu dengan mengosongkan pelumas. Untuk mengeringkan pelumas motor tidak terlalu sulit dilakukan. Kamu hanya perlu membuka penutup dan membiarkan pelumas turun sendiri. Kondisi kendaraan dapat diamati pada perubahan pelumas. Terutama pelumas sudah bercampur air atau tidak.

Jika pelumas telah bercampur dengan air akan memberi warna berbeda yaitu mulai terlihat warna cokelat. Setelah pengurasan, pelumas baru perlu dimasukkan kembali dan kendaraan dihidupkan menggunakan kick starter. Ketika mesin sudah mulai dihidupkan perlu dibiarkan selama beberapa saat untuk memastikan sudah tidak ada lagi air.

Perawatan Kendaraan Tepat Setelah Terendam

Perawatan motor bisa mulai dilakukan sejak kendaraan tidak lagi tergenang air. Kamu perlu segera menyiram kendaraan menggunakan air bersih setelah kendaraan terbenam banjir. Bagian pertama yang perlu disiram adalah komponen penting demi menghindari terjadinya kerusakan. Cara ini dilakukan untuk menghindari kotoran masuk.

Dengan mencegah masuknya kotoran ke bagian penting mesin dapat menghindari terjadinya kerusakan. Penyebabnya cukup beragam yaitu penumpukan kotoran, karatan hingga lain sebagainya. Setelah menerjang banjir ada baiknya mesin tidak segera dinyalakan dan mengecek busi serta karburator terlebih dahulu. Motor harus benar-benar dipastikan kering sebelum mesin dinyalakan.

Mesin bagian dalam juga perlu dicek terlebih dahulu setelah terkena air. Pada kendaraan matic, bagian CVT perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum kembali digunakan. Sementara itu, jika busi belum benar-benar bersih saat mesin mulai coba dinyalakan dapat menyebabkan pengapian menjadi lemah. CVT juga perlu dipastikan bebas dari air.

Motor yang baru saja terkena banjir perlu dilakukan perawatan terlebih dahulu sebelum digunakan. Hal tersebut selain demi mencegah terjadinya kerusakan juga supaya mesin dapat dinyalakan. Sebab jika banyak komponen terlalu banyak bercampur air menyebabkan kematian. Perawatan motor setelah terendam banjir juga tidak terlalu sulit dilakukan.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!