Tips Mencegah Stroke bagi Pemuda dengan Mengubah Gaya Hidup

Tips Mencegah Stroke bagi Pemuda dengan Mengubah Gaya Hidup

Sebaiknya generasi muda saat ini mempelajari tips mencegah stroke karena penelitian membuktikan penyakit tersebut tidak hanya menyerang manula. Semakin tidak sehatnya gaya hidup yang dijalani saat ini membuat stroke dapat menyerang manusia mulai usia 30 tahun ke atas.

Memang stroke dulu identik menyerang orang-orang berusia 60 tahun ke atas. Hal ini sudah berubah di era modern karena bergesernya pola konsumsi dan aktivitas. Sekarang manusia cenderung lebih jarang melakukan aktivitas kardio dibandingkan beberapa tahun kebelakang karena perkembangan moda transportasi.

Selain itu kandungan bahan kimia dalam makanan sekarang juga ikut andil menjadi penyebab penyakit tersebut. Oleh karena itu sangat disarankan untuk kembali menjalani gaya hidup sehat agar usia Anda lebih lama. Tentu tidak ada yang menginginkan mati pada usia 35 tahun karena stroke bukan.

Stroke memang bisa menyerang siapa saja, selama Anda tidak mampu menjaga pola hidup sehat penyakit ini siap mengintai korban kapan saja. Berikut ini adalah beberapa penyesuaian gaya hidup yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap prima.

Sesibuk Apapun Aktivitas Kantor Selalu Sempatkan untuk Berolahraga

Kebutuhan olahraga setiap individu memang sangat berbeda namun secara umum setidaknya dibutuhkan 180 menit olahraga setiap minggunya. Ini adalah waktu yang dibutuhkan oleh seseorang dengan pekerjaan tanpa aktivitas fisik. Apabila Anda pekerja kantoran maka inilah durasi olahraga minimal yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan.

Anda dapat membagi durasi tersebut selama enam hari dengan pembagian waktu olahraga 30 menit setiap harinya. Tentunya jam olahraga ini tidak akan terlalu memakan waktu kerja Anda jadi selalu sempatkan. Rekomendasi olahraga yang paling tepat adalah jenis kardio karena bagus untuk memperlancar peredaran darah.

Latihan kardio seperti jogging dan aerobik adalah tips mencegah stroke paling ampuh jika rutin dilakukan. Dengan melakukan aktivitas fisik artinya tubuh akan terus membakar lemak jenuh dan kalori. Penumpukan lemak dan kalori ini akan membuat potensi penekanan pembuluh darah semakin tinggi.

Salah satu penyebab paling umum dari serangan stroke adalah penyumbatan pembuluh darah yang diakibatkan oleh penumpukan lemak di bawah kulit. Tanpa adanya aktivitas pembakaran yang dilakukan oleh tubuh secara optimal maka potensi dari penyumbatan tersebut akan semakin tinggi. Jadi rutin menggerakkan tubuh adalah solusi paling murah agar terhindar dari stroke. Jangan menunggu hingga penyakit ini terjadi, karena pada saat itu hanya penyesalan yang bisa dilakukan.

Apabila Anda memang jarang melakukan olahraga hindari olahraga berat seperti futsal atau sejenisnya. Bukan membantu, tanpa adanya pembiasaan tubuh olahraga ini akan sangat mematikan bagi Anda. Jadi sebelum mengikuti agenda futsal kantor sebaiknya Anda harus lebih sering jogging terlebih dahulu.

Mulai Memilih Makanan Sehat untuk Asupan Nutrisi Setiap Hari

Setelah Anda mampu menjalankan gaya hidup lebih aktif harus didukung juga dengan asupan nutrisi seimbang. Salah satu tips mencegah stroke adalah dengan menghindari makanan berlemak dan mengandung kalori tinggi. Hal ini tentunya berkaitan dengan pembakaran kalori harian individu.

Apabila Anda memiliki aktivitas harian minim gerak maka asupan makanan mengandung kalori tinggi sebaiknya dikurangi. Gorengan dan makanan berlemak merupakan contoh makanan mengandung kalori tinggi. Sebaiknya dihindari apabila kemampuan pembakaran kalori Anda memang tidak tinggi.

Selain itu menjaga asupan serat dari buah dan sayur juga penting untuk menyeimbangkan kadar vitamin yang dibutuhkan tubuh. Tanpa adanya asupan sayur dan buah maka kecukupan nutrisi tubuh akan minim. Sayur dan buah juga dapat dijadikan sumber karbohidrat substitusi untuk menggantikan nasi.

Kecukupan air setiap hari juga tidak kalah penting dengan asupan nutrisi lainnya. Tanpa air yang cukup maka keseimbangan metabolisme tubuh akan terganggu. Setidaknya dengan kegiatan kantoran Anda membutuhkan minimal 1.5 liter air setiap hari. Tentu saja jumlah tersebut dapat bervariasi semakin tingginya intensitas aktivitas.

Setelah mengetahui dua poin penting tersebut pastinya Anda akan lebih menjaga gaya hidup agar tidak terserang stroke di usia dini. Jangan sampai menggadaikan kesehatan Anda hanya demi mengejar pola hidup tidak sehat. Tips mencegah stroke tersebut dapat Anda aplikasikan secara berkesinambungan untuk mendapat hasil maksimal.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!