Niat dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh adalah merupakan salah satu puasa yang istimewa, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

وَإِنَّ بِحَسْبِكَ أَنْ تَصُومَ كُلَّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فإن لك بِكُلِّ حَسَنَةٍ عَشْرَ أَمْثَالِهَا فإن ذلك صِيَامُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Sungguh cukup bagimu berpuasa selama tiga hari di setiap bulan, sebab kamu akan menerima 10 kali lipat pada setiap kebaikan yang kamu lakukan. Karena itu, maka puasa Ayyamul Bidh sama dengan berpuasa setahun penuh.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, Nabi صلى الله عليه وسلم berwasiat kepada Abu Hurairah.

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

“Rasulullah mewasiatkan padaku tiga perkara yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati yaitu berpuasa tiga hari setiap bulannya, mengerjakan sholat Dhuha, dan mengerjakan sholat witir sebelum tidur.” (HR Al-Bukhari)

Waktu Pelaksanaan Puasa Sunnah Ayyamul Bidh

Berdasarkan kalender tahun 1442 Hijriah, tanggal 1-12 Februari 2021 masuk dalam bulan Jumadil Akhir dan tanggal 13-28 Februari 2021 masuk pada bulan Rajab. Dengan demikian pelaksanaan puasa sunnah Ayyamul Bidh saat ini jatuh pada tanggal 25, 26, dan 27 Februari 2021 atau 13, 14, dan 15 Rajab 1442 H.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjelaskan:

يصوم المؤمن الثلاثة في أي وقت من الشهر، الرسول -صلى الله عليه وسلم- أوصى بصيام ثلاثة أيام من كل شهر، سواء كان في أوله، أو في وسطه، أو آخره، الأمر واسع بحمد الله، وإن تيسر صيام البيض الثالث والرابع عشر والخامس عشر متوالية فهو أفضل، وإلا فالأمر واسع، يصوم الإنسان البيض في أي وقت من الشهر مفرقة، أو متوالية

“Seorang mukmin hendaknya puasa 3 hari dalam satu bulan di hari apa saja. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam mewasiatkan untuk puasa 3 hari dalam setiap bulan, baik di awal, di tengah, maupun di akhir. Perkaranya longgar walhamdulillah. Jika bisa untuk puasa ayyamul bidh tanggal 13, 14, 15 secara berurutan, ini lebih utama. Jika tidak demikian, maka perkaranya longgar. Boleh seseorang puasa ayyamul bidh dalam hari yang terpisah-pisah dalam satu bulan, boleh juga berurutan.”

Bacaan Niat Puasa Sunnah Ayyamul Bidh

Niat puasa sunnah ayyamul bidh dapat dilakukan pada malam hari atau pagi hari dengan syarat belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Niat boleh diucapkan secara lisan maupun di dalam hati.

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu Sauma Ayyaamal Bidh Sunnatan Lillaahi Ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah ta’ala.”

Manfaat Puasa Sunnah Ayyamul Bidh

Manfaat puasa sunnah Ayyamul Bidh tak hanya mendapatkan pahala yang besar, namun juga manfaat bagi kesehatan tubuh. Seperti ditulis Muhammad Ridho pada bukunya Buka Puasa Bersama Rasulullah SAW (2010).

Puasa memberikan manfaat bagi tubuh diantaranya menurunkan berat badan, mempercepat metabolisme tubuh, meningkatkan sensitivitas insulin, memberikan detoks alami bagi tubuh serta memberi waktu pada tubuh untuk beristirahat sejenak.

 

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!