Kartu Keluarga Bisa Dicetak Sendiri Dari Rumah! Begini Caranya

cetak KK Online
Kemendagri mengeluarkan aturan baru mengganti bahan pencetakan jenis akta kelahiran hingga Kartu Keluarga (KK) menggunakan media kertas HVS A4 80 gram.

Dukcapil kini menghadirkan layanan online dalam  pengurusan dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga, KTP Elektronik, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan  KIA. Beberapa dokumne bahkan dapat dicetak sendiri, diantaanya Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Akta Kematian, serta dokumen kependudukan selain KTP dan KIA. Pencetakan dokumen dapat dilakukan dengan menggunakan printer dan menggunakan kertas HVS A4-80 gram.

Meski dokumen-dokumen tersebut dicetak sendiri namun dapat terjamin keabsahannya. Pasalnya pada dokumen disertakan Kode QR untuk dipindai menggunakan QR (quick response) scanner pada aplikasi di smartphone.  Kode QR ini sebagai ganti tanda tangan dan cap basah yang dulu dicetak dengan security printing.

Dengan penerapan sistem online, diharapkan mampu meminimalisir praktik pungli dan juga calo-calo pengurusan dokumen kependudukan.

Adapun langkah-langkah agar Anda bisa melakukan pencetakan dokumen kependudukan mandiri dari rumah saja adalah sebagai berikut:

  1. Ajukan permohonan pencetakan dokumen kependudukan dengan mendatangi kantor dinas dukcapil setempat. Atau melalui laman situs www.dukcapil.kemendagri.go.id dan aplikasi layanan kependudukan yang dibuat oleh masing-masing kantor dinas dukcapil dengan mengunggahnya dari platform Play Store.
  2. Anda wajib mencantumkan nomor ponsel atau alamat email yang bisa dihubungi. Ini berguna untuk menerima data dokumen kependudukan yang akan dikirimkan petugas dukcapil dalam bentuk format digital atau Portable Document Format (PDF).
  3. Permohonan pelayanan kependudukan yang telah diproses oleh dinas dukcapil setempat kemudian disahkan melalui mekanisme tanda tangan elektronik (TTE) dalam bentuk pemindai kode QR oleh kepala dinas dukcapil setempat
  4. Lalu aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) akan mengirimkan notifikasi kepada Anda melalui layanan pesan singkat (SMS) dan email dalam bentuk informasi link laman situs dukcapil dan PDF.
  5. Bersamaan dengan dikirimnya notifikasi dari aplikasi SIAK, pihak dinas dukcapil setempat juga akan mencantumkan Personal Identification Number (PIN) yang dapat Anda pergunakan sebagai kata kunci untuk membuka layanan tersebut.
  6. PIN ini bersifat rahasia dan tidak boleh disebarluaskan kepada pihak lain.
  7. Jika semua dokumen yang dikirimkan petugas dukcapil melalui email dalam bentuk PDF sudah Anda terima, diteliti kembali apakah sudah sesuai dengan data diri atau belum. Jika masih ada kekurangan data, segera melapor dengan mendatangi kantor dinas dukcapil setempat atau melalui laman situs www.dukcapil.kemendagri.go.id.
  8. Jika sudah tidak ada lagi data yang perlu dilengkapi, maka bisa langsung mencetaknya dari rumah.
  9. Simpan file data digital berformat PDF itu di komputer atau laptop agar sewaktu-waktu bisa dipergunakan kembali.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!