Timbulnya Penyakit Kolesterol dan Cara Memperkecil Risiko

Timbulnya Penyakit Kolesterol dan Cara Memperkecil Risiko

Sebagian orang yang mempunyai penyakit kolesterol tidak menyadarinya, karena tidak ada gejala yang timbul. Sehingga mereka tidak memeriksakan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ketika kolesterol tersebut menimbulkan komplikasi, baru mendapatkan penanganan dari dokter. Karena itu kami sarankan untuk memeriksakan kolesterol Anda secara rutin.

Saat ini tidak sulit melihat kondisi kesehatan dengan banyaknya klinik kesehatan. Biaya yang dibutuhkan untuk melakukannya juga tidak mudah. Selagi muda, lakukan pengecekan ini minimal 5 kali dalam 1 tahun. Namun ketika berisiko mengalamnya, lebih baik periksa lebih sering.

Penyakit ini memang terlihat tidak berbahaya di awalnya. Namun ketika sudah parah, bisa membuat sakit organ lain yang sebelumnya sehat. Lalu bagaimana kita meminimalisir bahkan mencegah mengalami penyakit yang membahayakan kesehatan ini.

Penyebab Penyakit Kolesterol pada Manusia

Penyebab utama dari masalah ini terlalu tinggi konsumsi lemak jenuh. Lemah jenuh ini sumber utama kolesterol yang menumpuk. Berikutnya kurang hati – hati dalam menjalani hidup dengan mengedepankan pola tidak sehat, seperti alkohol dan rokok. Lemak jenuh menjadi penyebab utama seseorang mendapatkan penyakit ini. Selain itu, aktivitas buruk seperti konsumsi alkohol dan rokok bisa memicunya.

Faktor keturunan juga berpengaruh pada risiko terkena. Anak yang orang tuanya menderita penyakit ini kemungkinan ia memiliki potensi besar terkena juga. Karena Gen yang diturunkan dari orang tuanya mengirim informasi untuk memicu penyakit ini.

Penyakit ini juga ada yang dikarenakan oleh hiperkolesterolemia familial. Kelainan pada genetik manusia yang mengakibatkan tidak adanya LDL. Pada penderita ini umumnya memiliki kadar kolesterol di atas 300 mg/dl. Serta di atas 200 mg/dl kolesterol buruk.

Orang dengan catatan hipotiroidisme dan diabetes juga berpotensi besar mengalami kolesterol. Karena itu, ingat semua riwayat penyakit dan kesehatan Anda selama ini. Sehingga Anda bisa meresponnya dengan tepat agar tidak menimbulkan dampak lebih berbahaya.

Jika Anda memiliki beberapa ciri yang kami jelaskan berikut ini kemungkinan memiliki risiko menderita penyakit ini. Respon dengan tepat, karena penyempitan pembuluh darah akan terjadi jika terlambat dalam menanganinya. Penyempitan akan meningkatkan tekanan darah. Jika elastisitas berkurang, potensi pecah di bagian otak akan besar.

Kejadian ini akan memicu tidak berfungsinya sebagian syaraf, biasa dinamakan stroke. Sedangkan jantung yang terlalu bekerja keras akan mengakibatkan penyakit jantung. Kolesterol yang mempersempit sistem metabolisme akan memicu penyakit ginjal. Begitu juga dengan empedu juga terpengaruh dampaknya.

Menjauhi Kolesterol yang Membahayakan Kesehatan

Jika ada risiko memiliki penyakit kolesterol dapat meningkatkan disiplin hidup sehat. Di antaranya dengan rutin olah raga setiap hari. Tidak masalah waktunya tidak lama, namun Anda harus lakukan secara konsisten. Begitu juga dengan asupan makanan sehat terutama vitamin D, lemah jenuh, dan sejenisnya.

Kemudian makanan dengan kandungan lemah tidak jenuh hindari memakannya. Misalnya makanan daging hewan darat, dan sebagainya. Begitu juga jika dilihat dari cara pengolahannya. Makanan dengan proses memasak kukus tentu lebih sehat daripada dengan proses goreng. Makanan dengan olahan menggunakan minyak kelapa mengandung minyak jahat. Sedangkan zaitun memiliki kandungan lebih sehat.

Ada beberapa bahan makanan herbal yang bisa digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol. Di antaranya adalah biji Rami giling, suplemen steril dan stannol, nasi ragi merah, astragalus, bawang putih dan sebagainya.

Dari paparan di atas, penyakit ini secara umum disebabkan oleh dua hal dan dua tindakan bisa kita lakukan. Pertama untuk orang normal dapat mencegahnya dengan mengatur pola hidup. Sedangkan orang dengan penyakit kolesterol bawaan bisa diminimalisir dampak buruknya.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!